Satu hal yang belum sempat terpikirkan oleh saya saat ini adalah bagaimana seandainya saya mati sekarang? Tuhan memanggilku lebih cepat dari rata-rata Angka Harapan Hidup (AHH) orang Jogja yang averagenya di angka 73,17 tahun. Mungkin pertanyaan ini terdengar aneh di telinga Anda. Karena berbicara tentang kematian sebenarnya sesuatu yang tabu dan jarang orang mau membahasnya. Mungkin hanya perusahaan asuransi dan pemakaman saja lah yang terang-terangan membahas dan mempersiapkan matinya seorang manusia, tidak saya dan barangkali juga Anda.Apakah Anda setuju dengan saya? Saat ngkungannya, terasing dan tidak bisa menyatu, berbaur sepenuhnya dengan warga asli sekitar? Kalau ya, cerita dibawah ini semoga bisa mengingatkan Anda dan saya sendiri tentunya, yang barangkali lupa menyiapkan tentang peristiwa besar dalam hidup yang akan dialami semua manusia. Yaitu sebuah kematian.